Keterkaitan Metabolisme, (Anabolisme dengan Katabolisme Karbohidrat, Metabolisme Karbohidrat, Lemak, dan Protein)
2 min read
Anabolisme merupakan proses pembentukan senyawa kompleks dari senyawa sederhana dengan memerlukan energi. Jadi, reaksi anabolisme bersifat endergonik. Sementara itu, katabolisme merupakan proses pemecahan atau penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana dengan membebaskan energi.Perhatikan skema gambar berikut. Salah satu proses anabolisme yaitu sintesis atau pembentukan karbohidrat
melalui fotosintesis yang terjadi pada tumbuh-tumbuhan. Carbon dioxide dan H2O, dalam reaksi ini, dengan bantuan energi cahaya diubah menjadi karbohidrat yang di dalamnya mengandung energi dalam bentuk ikatan kimia.Sementara itu dalam sel-sel makhluk hidup, karbohidrat (dalam hal ini glukosa )akan mengalami serangkaian reaksi respirasi sehingga dihasilkan energi. Selain dibebaskan energi, reaksi pemecahan( katabolisme) glukosa ini juga menghasilkan CO2 dan H2O, apabila digambarkan seperti gambar di atas.KETERKAITAN METABOLISME KARBOHIDRAT, LEMAK DAN PROTEIN
sebagai sumber energi. Zat makanan lain, seperti lemak dan healthy protein dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi. Tentu saja tahap-tahap reaksinya tidak sama dengan metabolisme karbohidrat.Hidrolisis lemak menghasilkan asam lemak dan gliserol. Asam lemak akan mengalami beta-oksidasi menjadi asetil Co-A. Selanjutnya, asetil Co-A akan memasuki daur atau siklus Krebs. Sementara itu, gliserol akan diubah menjadi senyawa fosfogliseraldehid (G3P)agar dapat memasuki reaksi glikolisis. P rotein yang memiliki sistem pencernaan